Olimpiade Sains Nasional merupakan ajang bergengsi bagi mahasiswa perguruan tinggi di Indonesia, yang digelar di Universitas Indonesia bekerjasama dengan Pertamina, tanggal 5 – 9 Desember 2008. Olimpiade Sains Nasional Perguruan Tinggi seluruh Indonesia tersebut diikuti oleh 4000-an mahasiswa se-Indonesia yang meliputi tiga bidang ilmu, Fisika, Kimia dan Matematika.
Kontak person kegiatan tersebut untuk Lampung adalah Suharso, Ph.D. dari Jurusan Kimia, yang sejak awal mensosialisasikan kegiatan tersebut kepada tiga jurusan di FMIPA Unila.
Adanya support dari para ketua jurusan dan dekanat FMIPA, hasilnya di Unila terjaring sekitar 200-an mahasiswa dari tiga jurusan yaitu Fisika, Kimia dan Matematika mengikuti seleksi serentak se-Indonesia tanggal 3 November 2008 bertempat di Gedung Fasilitas Bersama FMIPA Unila.
Dari hasil seleksi tersebut terjaring tiga mahasiswa FMIPA yang terpanggil untuk mengikuti test selanjutnya di UI bersama 33 mahasiswa universitas lain, dari seluruh Indonesia. Tiga mahasiswa FMIPA Unila tersebut adalah R A Rachmaini (Jurusan Fisika), Priyo Santoso (Jurusan Kimia) dan Normansyah (Jurusan Fisika). Setelah terpanggil masuk ke tahap seleksi berikutnya, Ketua Jurusan Fisika Dr. Warsito memanggil kedua mahasiswa dari Fisika tersebut untuk dilakukan pembinaan. Pembinaan dilakukan oleh Roniyus M S.,M.Si. disela-sela kesibukan Jurusan Fisika menyelesaikan laporan Hibah A1.
Hasil seleksi yang dilakukan di UI dari tanggal 5 – 9 Desember 2008, dari 3 mahasiswa delegasi FMIPA Unila, 1 orang berhasil masuk ke per-empat final yaitu Normansyah (NPM 0417041054) dari Jurusan Fisika, menyisihkan berbagai delegasi dari perguruan tinggi ternama di Indonesia. Hasil selanjutnya setelah melalui uji presentasi di hadapan dewan juri, Normansyah kembali terseleksi masuk ke grand final (3 besar) bersaing dengan delegasi dari Fisika Universitas Brawijaya dan Universitas Indonesia.
Hasil dari grand final tersebut Normansyah menduduki juara ketiga. Masing-masing juara mendapatkan piagam penghargaan, uang pembinaan serta institusi pemenang mendapatkan dana pembinaan. Piagam yang diterima para pemenang juga menjadi bagian yang akan diperhitungkan manakala nanti para pemenang ingin melamar pekerjaan di Pertamina, demikikian janji pihak Pertamina.
ref : [unila]/[berita]/[berita-depan]/[mahasiswa-fmipa-juara-iii-olimpiade-sains-nasional.html]


